Terima kasih kau telah menjadi temanku!
Sebelumnya, aku yang selalu dibenci oleh orang lain, dijauhi, dihina kekuranganku, dan sebagainya. Aku yang selalu kesepian, menangis di kesendirian dan merenungi semuanya. Aku yang selalu diasingkan sekarang mempunyai banyak teman. Dulu aku berpikir orang-orang ingin berteman denganku hanya ingin memanfaatkanku, memanfaatkan kelebihanku, memanfaatkan kepintaraanku. Makanya aku menjauhi mereka semua namun sekarang ini, aku mempunyai banyak teman mungkin memang mereka membutuhkanku karena aku pintar tetapi juga mereka senang padaku karena memang ada dalam diriku yang sebenarnya yang memang mereka senangi, mereka menerimaku apa adanya.
Kehidupanku yang sebelumnya yang sempat terjatuh sangat dalam di kegelapan dan tak ada yang menolong, kini berubah 100% dari yang kubayangkan. Dulu tak ada yang menolongku saat aku terjatuh dalam dunia kegelapan yang sangat menyedihkan, sepi, suram dan sebagainya. Aku berusaha memanjat ke atas dan mengasah kemampuanku agar orang-orang bisa mengakui keberadaanku walau dengan segala kekuranganku yang mungkin sangat banyak, dengan itu aku akan menutupi kekuranganku dengan kelebihanku. Akhirnya kudapatkan juga teman yang bisa menemani hari-hariku tanpa dengan berbuat curang. Mereka menerimaku apa adanya. Mereka mengurangi kesedihanku, luka hati yang dulu sangat menumpuk akhirnya berkurang dan sedikit terobati bahkan hilang walau masih ada bekas di hati. Dulu hatiku yang dingin tanpa kehangatan akhirnya menjadi hangat karena banyak orang yang menyayangiku di sekelilingku.
Aku sangat berterima kasih pada-Mu, ya Allah!
Engkau telah merubah nasibku yang dulu sangat menyedihkan
Dengan usaha dan doaku, aku mendapatkan hasil yang sangat memuaskan tanpa harus menjadi jahat. Aku sangat bersyukur, ya Allah!
Engkau melihat usahaku, Engkau melihat deritaku, Engkau mendengar doaku …
Suatu kebahagiaan untukku untuk bisa mendapatkan banyak teman, aku takut terjerumus lagi. Di dalam sana menakutkan dan mengerikan, aku tidak ingin kembali ke dunia itu yang di kelilingi kesepian, kesedihan, kegelapan, tangisan dan jeritan orang terluka.
Sekarang, hidupku lebih berarti dari sebelumnya karena adanya teman, keluarga, sahabat walau mereka memang pernah melukaiku sebelumnya. Aku bisa mengambil hikmah dari semua itu. Itu sangat berarti bagiku.
Hikmah itu adalah …
Aku bisa memahami perasaan orang lain, menjaga sikap terhadap orang lain dan terima apa adanya seseorang walau dengan segala kekurangannya dan kelebihannya karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Dan berharaplah selalu, itu akan membuatmu berdiri kembali dan bisa melangkah ke masa depan.
Thursday, February 10, 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar